Monday, December 2, 2013

Cerita Rakyat tentang Seorang Petapa

                                                  Kesaktian Seorang Petapa



Disuatu tempat ada sebuah pantai yang dikenal dengan keangkerannya karena ombaknya itu selalu menelan bencana setiap nelayan yang melewatinya dan para wisatawanpun hilang diterjang ombak yang setinggi 30 Meter itu apalagi kapal yang melintas juga tidak pernah berhasil lewat ditempat itu karena setiap kapal yang melintas juga tenggelam. Lokasi tersebut sedikit mendekati laut samudera jadi sebelumnya tak ada satupun yang berhasil melintas.
Ditengah-tengah lautnya tersebut ada sebuah pulau kecil yang tak ada penghuninya dan hanya  ada sebuah makam tua didalamnya. Konon katanya kuburan itu adalah kuburannya seorang musafir sakti yang meninggal saat bertapa berpuluh-puluh tahun yang lalu. Tiba- tiba ada seorang yang tidak diketahui identitasnya dan bukan berasal dari daerah itu sendiri nekat untuk sampai disebuah pulau yang dikenal sangat angker itu.
Jarak dari pesisir pantai menuju pulau itu berkisar 8 KM, tetapi lelaki itu dengan modal tekat dan berani dengan tangan kosong berenang untuk sampai kepulau itu. Lelaki itu berenang sambil berdoa kepada tuhannya agar bisa diberikan kemudahan baginya untuk mencapai keinginannya. Ditengah laut lelaki itu di terjang ombak besar tetapi ia tetap berusaha keras sampai akhirnya lelaki itu tiba disebuah pulau itu.
Tiba disana, ia langsung menuju sebuah pemakaman dan bertapa disana , lokasi pemakaman itu dikenal dengan keajaibannya karena di pinggir makam itu dikelilingi oleh pepohonan yang daunnya sangatlah lebat dan setiap daun yang berjatuhan tidak pernah jatuh di makam itu melainkan diluarnya. Bertahun-tahun lelaki itu bertapa di dekat pemakamannya itu ia selama bertapa sering di ganggu oleh mahluk halus yang terkadang menyerupai hewan yang berukuran besar dan buas.Tetapi dengan keyakinannya yang kuat lelaki itu mampu melewatinya disetiap ia diganggunya.
Disuatu malam ia bertapa sambil berdzikir dan tiba-tiba gurita yang sangat besar seperti halnya pesawat terbang mendekati lelaki itu namun tidak bisa masuk kepemakaman itu , mahluk halus itu seakan – akan ingin memangsa seorang petapa itu tak lama berubah lagi menjadi seekor ular besar . namun karena kuatnya lelaki akan cobaan yang ditimpanya tiba- tiba ada cahaya putih yang menyerupai orang berjubah putih,  cahaya putih itu seakan-akan mendekati seorang yang bertapa itu dan berkata “ Bukalah matamu “ akhirnya seorang petapa itu mulai membuka mata dan masa petapanya sudah selesai. Dan lelaki itu pulang dan melewati lautan yang dikenal angker itu dengan cari berjalan kaki di atas permukaan lautan..

Cara menanyakan dan menjawab identitas diri ( dalam Bahasa jerman )



Kennenlernen

*Name ( Nama )
Wie heiBe du?
Ich HeiBe

*Herkunft ( Asal )
Woher kommst du?
Ich komme aus

*Adresse ( Alamat )
Wo wohnst du?
Ich wohne in

*Schule/Beruf (sekolah-pekerjaan)
Was machst du?
Ich bin Schuler/in

*Alter ( umur )
Wie alt bist du?
Ich bin... Jahre alt

Hitungan Dalam Bahasa Jerman

 Hitungan Dalam Bahasa jerman

1. eins
2. zwei
3. drei
4. vier
5. funf
6. sechs
7. sieben
8. acht
9. neun
10. zehn
11. elf
12. zwolf
13. dreizehn
14. vierzehn
15. zwanzig

20. zwanzig
21.einundzwanzig
22.zweiundzwanzig
23.dreiundzwanzig
24.vierundzwanzig
25.funfundzwanzig

30.dreizig
40.vierzig
50.funfzig
60.sechzig
70.siebzig
80.achtzig
90.neunzig
100. ( ein ) hundert
200. zweihundert
300.dreihundert
400.vierhundert
500.funfhundert
600.sechhundert
700.siebenhundert
800.achthundert
900.neunhundert
1000. ein tausend





Cara Cepat belajar bahasa jerman



Salam ( Begrusung )

Selamat Pagi               : Guten Morgen
Selamat sore/malam : Guten Aben
Selamat siang              : Guten tag
Selamat tidur              : Guten Nacht
Selamat Makan          : Guten Appetit

       Selamat Tinggal ( Verabschiedung )

Tschus !                    Selamat tinggal
Bis bald                    Selamat tinggal
Bis Morgen              Selamat tinggal
Bis Spater                 Selamat tinggal

Aufniedersehen    Selamat Tinggal/ Sampai jumpa
Aufnieder horen

( INFORMELL ) Mini Dialog 1
A : Hallo , wie geht’s ?
B : Gut, danke un dir ?
A : Auch Gut , danke ..



( FORMELL ) Mini Dialog 2
Herr muller : Guten Morgen, Herr Rudy
Herr Rudy : Guten Morgen Herr muller
Herr Muller : Wie geht es Ihnen ?
Herr Rudy : Gut, Danke . Und Ihnen ?
Herr Muller : Auch gut , danke ..

Dialog 3
Alex : Morgen, Rita
Rita : Morgen, Alex wie geht’s ?
Alex : Danke, Gut nud dir ?
Rita : Auch gut, danke

Indonesia Tanah Airku yang subur

    Indonesia Tanah Airku 

Duduk di pantai tanah yang permai
Tempat gelombang pecah berderai
Berbuih putih di pasir berderai
Tampak pulau di lautan hijau,

Gunung-gemunung bagus rupanya,
Dilimpahi air mulia tampaknya,
Tumpah darahku Indonesia namanya,
Lihatlah kelapa melambai-lambai,

Tumbuh di pantai bercerai-berai
Memagar daratan aman kelihatan,
Dengarlah ombak datang berlagu,
Mengejar bumi ayah dan ibu,
Indonesia namanya, tanah airku

Surat Dari Ibu



Surat dari Ibu

Jika bayang telah pudar
Dan elang laut pulang ke sarang
Angin bertiup ke benua
Tiang-tiang akan kering sendiri
Dan nahkoda sudah tahu pedoman
Boleh engkau datang padaku

Karya : adirl Rhaditya